PORTALBANTEN -- Dalam sebuah acara yang penuh kehangatan, KH. Achmad Yaudin Sogir, anggota DPRD Kabupaten Bogor, melaksanakan reses di Gedung DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kecamatan Cibinong pada Senin, 6 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh beragam elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.

Suasana dialogis yang terjalin memungkinkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi mereka, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan layanan publik dan penguatan kegiatan sosial keagamaan. KH. Achmad Yaudin Sogir menekankan pentingnya reses sebagai lebih dari sekadar agenda formal DPRD. "Reses ini bukan hanya mendengar, tetapi memahami dan merumuskan langkah konkret untuk menjawab harapan warga. Pembangunan yang ideal harus berbasis kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya berdasarkan rencana di atas kertas," kata KH. Achmad Yaudin Sogir.

Politisi dari PKB ini juga menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan oleh warga merupakan bagian integral dalam penyusunan kebijakan daerah. Ia percaya bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan transparansi dalam kebijakan publik.

"Kami berkomitmen agar setiap usulan, baik terkait infrastruktur, pelayanan sosial, maupun keagamaan, bisa kami bawa dan perjuangkan di forum DPRD. Karena suara rakyat adalah amanah yang harus diperjuangkan dengan tanggung jawab moral dan akademik," tambahnya.

Dalam dialog tersebut, beberapa warga mengungkapkan keluhan mengenai kondisi drainase dan akses jalan lingkungan yang belum optimal. Perwakilan dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor yang hadir mencatat aspirasi tersebut dan berjanji untuk menindaklanjuti sesuai dengan kewenangan teknis. H. Mulyadi, salah satu tokoh masyarakat Cibinong, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran anggota dewan yang mau mendengarkan langsung keluhan warga.

"Kami merasa dihargai. Pak KH. Yaudin bukan hanya datang untuk formalitas, tapi betul-betul mau berdialog dan mencarikan solusi. Harapan kami, aspirasi ini benar-benar sampai ke pembahasan anggaran dan bisa direalisasikan," ungkapnya.

Acara reses ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan, menjadi ruang refleksi tentang pentingnya peran masyarakat dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. KH. Achmad Yaudin Sogir menutup kegiatan dengan pesan moral agar setiap elemen masyarakat menjaga sinergi dan kepercayaan antara rakyat dan wakilnya di parlemen.

"Kita semua memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju dan berkeadilan. DPRD, pemerintah, dan masyarakat harus bergerak seirama dalam bingkai nilai kejujuran, kerja keras, dan kebermanfaatan," pungkasnya.*