PORTALBANTEN.NET – Inovasi pertanian yang digagas Kepala Desa Carenang, Eris Rishariyadi, S.E., bersama gabungan kelompok tani (Gapoktan) setempat mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Panen pertama budidaya ketimun di Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, dinilai sukses dan memberikan harapan baru bagi peningkatan ekonomi masyarakat desa.
Berangkat dari keinginan untuk mengembangkan potensi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Eris menggandeng para petani untuk mencoba menanam ketimun. Selama ini, mayoritas petani di Carenang lebih memilih menanam padi, padahal terdapat peluang lain yang tidak kalah menjanjikan.
Ketimun (Cucumis sativus L.) sendiri merupakan tanaman yang banyak diminati karena manfaatnya yang beragam. Selain dapat dikonsumsi langsung sebagai lalapan atau sayuran, ketimun juga memiliki kandungan air yang tinggi, kaya antioksidan seperti vitamin C dan flavonoid, serta mengandung mineral penting seperti kalium dan fosfor. Buah ini juga dikenal rendah kalori dan bermanfaat bagi kesehatan, seperti membantu hidrasi tubuh, menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan ginjal, hingga membantu program penurunan berat badan.
Saat ditemui awak media pada Selasa (31/3/2026), Eris mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan panen perdana tersebut.
“Alhamdulillah, ide awal saya melihat potensi di Desa Carenang. Selama ini masyarakat lebih banyak menanam padi, padahal ada tanaman lain yang juga menjanjikan. Akhirnya kami berinisiatif bersama BUMDes dan para petani untuk menanam ketimun, dan hasilnya sangat memuaskan. Nantinya, hasil panen tidak hanya untuk petani, tetapi juga bisa menjadi pemasukan kas desa,” ujar Eris.
Ia berharap, keberhasilan ini dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayahnya.
Sementara itu, Ketua Gapoktan Desa Carenang, Sarnaman, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan dari pemerintah desa. Ia menjelaskan bahwa penanaman ketimun dimulai sejak akhir Februari dengan menggunakan sekitar 15 amplop bibit.
“Sejak awal penanaman hingga sekarang sering diguyur hujan, tapi alhamdulillah tidak ada kendala. Tanaman justru tumbuh subur dan hasilnya bagus. Bagi kami para petani, menanam ketimun ini sangat menjanjikan. Bahkan untuk warga Carenang yang ingin konsumsi timun, kami siap melayani,” ungkapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Carenang yang telah memberikan dukungan penuh kepada para petani.