JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Danantara memberikan penjelasan terkait belum dipublikasikannya laporan keuangan lembaga ke ruang publik. Manajemen menegaskan bahwa saat ini laporan tersebut masih dalam proses konsolidasi data dan audit guna memastikan akuntabilitas pengelolaan aset negara.
Sorotan publik terhadap Danantara meningkat mengingat posisinya sebagai lembaga pengelola investasi strategis yang memegang peran vital dalam penguatan ekonomi nasional. Sejumlah pengamat ekonomi dan masyarakat di media sosial sebelumnya mempertanyakan transparansi serta pengawasan lembaga ini, mengingat besarnya nilai aset negara yang dikelola.
Status Khusus dan Mekanisme Audit
Danantara merupakan lembaga investasi negara yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025, sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025. Dengan status kelembagaan khusus atau sui generis, Danantara memiliki mekanisme pelaporan yang berbeda dibandingkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau lembaga investasi konvensional.
Manajemen Danantara menjelaskan bahwa meski belum dibuka untuk umum, laporan keuangan tahunan tetap disampaikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban formal kepada negara.
"Laporan keuangan saat ini masih berada dalam tahap konsolidasi data, audit, serta penyesuaian sistem kelembagaan. Belum dipublikasikannya laporan tersebut bukan berarti tidak ada pengawasan," tulis keterangan manajemen.
Pengawasan Berlapis dan Standar Global
Selain diaudit oleh BPK, Danantara menyatakan kesiapannya untuk menjalani audit independen maupun pemeriksaan dari aparat penegak hukum jika diperlukan. Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada lembaga negara yang kebal terhadap hukum dan proses audit.
Proses audit pada lembaga investasi negara setingkat Sovereign Wealth Fund (SWF) memang memerlukan waktu yang tidak singkat. Hal ini disebabkan oleh kompleksitas konsolidasi aset, sinkronisasi sistem pelaporan dari berbagai entitas investasi, serta penyelarasan dengan standar tata kelola yang baik (good corporate governance).
Secara global, mekanisme publikasi laporan keuangan SWF pada tahap awal pembentukan memang dilakukan secara bertahap. Sebagai associate member dalam forum SWF internasional, Danantara berkomitmen menerapkan prinsip tata kelola investasi global yang transparan dan akuntabel.
Komitmen Transparansi Pemerintah
Langkah Danantara ini sejalan dengan dorongan pemerintah untuk memperkuat tata kelola BUMN melalui audit menyeluruh dan sinergi bersama BPK. Penguatan ini bertujuan untuk membangun kepercayaan investor serta memastikan aset publik dikelola secara profesional dan berorientasi pada kepentingan nasional.