PORTALBANTEN.NET – Perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026 dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk melakukan introspeksi dan refleksi diri bagi seluruh masyarakat Kota Bogor.
Tema Nanjer yang diusung pada HJB tahun ini mengandung makna tegak, kokoh, dan siap menghadapi berbagai tantangan. Semangat tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi warga untuk semakin dewasa dalam menyikapi dinamika pembangunan, perubahan, maupun berbagai isu yang berkembang di Kota Bogor.
Menurut sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, Kota Bogor saat ini dituntut untuk tetap Nanjer dalam menghadapi berbagai persoalan, baik yang berkaitan dengan pembangunan, pelayanan publik, maupun tantangan sosial yang dapat menghambat kemajuan daerah.
Salah satu tokoh yang menyampaikan pandangannya adalah Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Bogor, Jean Taroreh. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Bogor demi terwujudnya visi Bogor Beres, Bogor Maju, dan Bogor Bersatu.
“Tema Nanjer menjadi pengingat sekaligus koreksi diri bagi saya sebagai Ketua PPM Kota Bogor untuk tetap tegak dan konsisten mendukung perubahan pembangunan Kota Bogor ke arah yang lebih baik. Kita wajib mendukung dan mendorong keberhasilan pembangunan, bukan hanya sekadar mengkritik tanpa memberikan solusi,” ujar Jean saat menghadiri peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 di Plaza Balaikota Bogor, Rabu (3/6/2026).