PORTALBANTEN.NET – Upaya penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, terus dilakukan secara intensif. Polda Banten bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan sejumlah instansi terkait mengerahkan berbagai sumber daya untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus memastikan keselamatan warga terdampak.

Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea, menjelaskan bahwa penanganan kebakaran dilakukan melalui koordinasi lintas instansi. Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang terus melakukan penyemprotan di sejumlah titik api yang masih menyala.

Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, tim juga mengerahkan helikopter water bombing milik Kementerian Lingkungan Hidup. Helikopter tersebut didatangkan dari Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan dengan kapasitas angkut mencapai 4.000 liter air setiap kali operasi.

Selain fokus memadamkan api, aparat juga memprioritaskan keselamatan masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Sebanyak 33 kepala keluarga atau 64 jiwa yang terdampak telah dievakuasi ke tempat hunian sementara yang dinilai lebih aman dan layak.

"Pemerintah bersama aparat memastikan warga yang dievakuasi mendapatkan tempat tinggal sementara sehingga tetap merasa aman dan nyaman selama proses penanganan kebakaran berlangsung," ujar Maruli, Kamis (2/7).

Polda Banten turut mengerahkan personel dari Direktorat Samapta dan Satbrimob untuk membantu proses pemadaman di lapangan. Seluruh personel juga dibekali alat pelindung diri berupa masker guna mengurangi dampak paparan asap selama bertugas.

Di sisi lain, masyarakat diminta tetap waspada dan tidak mendekati area kebakaran. Asap pekat, suhu tinggi, serta aktivitas alat berat di sekitar lokasi dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Polda Banten mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas dan menghindari kawasan terdampak hingga situasi benar-benar dinyatakan aman. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat penanganan kebakaran sehingga dampaknya tidak semakin meluas.