PORTALBANTEN.NET – Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta, mewakili Wali Kota Bogor dalam Musyawarah Besar Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum (HIMA) Universitas Terbuka yang digelar di Paseban Sri Baduga, Minggu (26/4). Kehadiran ini menjadi wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kota Bogor dan dunia akademik dalam memperkuat kepemimpinan serta kaderisasi hukum di kalangan mahasiswa.
Dalam sambutan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang dibacakan Alma Wiranta, ditegaskan bahwa mahasiswa hukum memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sekaligus penjaga konstitusi, terutama di era digital yang penuh tantangan.
“Mahasiswa hukum hari ini tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga harus mampu menjawab persoalan hukum praktis di masyarakat. Literasi digital dan etika hukum menjadi kompetensi utama yang harus dimiliki,” ujar Alma di hadapan peserta dari berbagai wilayah Universitas Terbuka se-Indonesia di Bogor Raya.
Alma juga mengapresiasi tema Musyawarah Besar, “Estafet Progresif: Transformasi Kepemimpinan yang Berpihak pada Konstitusi, Bergerak dalam Inovasi dan Berdampak Secara Substansi.” Menurutnya, tema tersebut mencerminkan kebutuhan akan kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berintegritas.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara keadilan prosedural dan keadilan substantif agar setiap regulasi tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.